Abu Garcia didirikan di Svänsgta, Swedia, berdekatan dengan Sungai Mörrum pada tahun 1921. Pada awalnya merupakan pabrik jam, dan kemudian diarahkan untuk pengembangan ril (kerekan) pancing yang berpresisi pada tahun 1930an. Ril pertama yang diproduksi adalah Abu Record® pada tahun 1941, diikuti dengan ril yang terkenal di dunia yakni ril Ambassadeur® pada tahun 1952 dan ril spinning Cardinal® tahun 1965. Dewasa ini, Abu Garcia merupakan pabrik pembuat ril pancing yang tercanggih di dunia, dikarenakan oleh keahlian teknik dan ketrampilan bangsa Swedia untuk tetap mengembangkan dan memproduksi joran-joran, ril dan umpan-umpan yang tahan banting, dan handal untuk semua jenis pemancingan.
Abu Garcia di Indonesia
Dewasa ini, sudah terdapat banyak perlengkapan mancing, baik kerekan (ril) maupun joran di pasaran. Akan tetapi kebanyakan ril dan joran yang ada di pasaran merupakan produk murah, berkualitas jelek dan bahkan ada juga produk palsu sehingga banyak merugikan pemancing. Tidak seperti kebanyakan ril di pasaran, ril produksi Abu Garcia sering ditiru tetapi tidak pernah bisa diduplikasi. Ini dikarenakan Abu Garcia menawarkan perlengkapan mancing yang bertahan sepanjang masa.
Perlengkapan pancing yang memberikan performa dan kehandalan yang telah mendapatkan kepercayaan dari penggemar dan pemancing yang mengerti. Merek Abu Garcia sudah dikenal di seluruh dunia atas kualitas dan presisi (ketepatan) dari keahlian teknik dan ketrampilan bangsa Swedia untuk memproduksi joran-joran, umpan dan ril pancing tahan lasak dan handal dan sudah tersedia untuk semua pemancing di Indonesia.
Seiring dengan reputasi merek Abu Garcia yang terkenal di dunia, rupanya pemancing di Indonesia juga mengikuti perkembangan dan tidak ketinggalan untuk memiliki produk-produk Abu Garcia. Sebagai contoh, seorang mantan Presiden Republik Indonesia sudah memiliki dan menggunakan salah satu produk Abu Garcia. Produk yang dimiliki mantan Presiden tersebut pada waktu itu merupakan produk Abu Garcia Edisi Terbatas (yang berlapis emas) yang dikirim langsung dari pabrik Abu Garcia di Swedia. Belum termasuk pemancing lainnya yang juga membeli joran-joran dan ril mereka untuk merasakan saat-saat mancing dengan produk Abu Garcia yang berlangsung hingga sekarang.
Ada kelompok lain yang menamakan diri mereka "Kolektor" bahkan "berburu" ril Abu Garcia yang diproduksi terbatas dan langka. Mengapa langka? Ini dikarenakan puluhan tahun yan lalu, Abu Garcia memproduksi beberapa model untuk pasar yang berbeda dan dalam jumlah yang terbatas. Ada beberapa ril yang diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas dan "Edisi Khusus". Sekarang, ril tersebut banyak dicari oleh para kolektor di seluruh dunia. Kolektor-kolektor ril Abu Garcia yang terbatas dan langka ini juga ada di Indonesia dan mereka tetap "berburu" ril Abu Garcia untuk melengkapi koleksi mereka.